Minggu, 20 November 2016

Download Murottal MP3 Syaikh Abdur Rahman As Sudais





Ikhwanifillah,,,
Berikut ini kami tampilkan link download 
Murottal MP3 Syaikh Abdur Rahman As Sudais
Klik tombol download dibawah ini
In Syaa Allah akan langsung download otomatis

Berikut ini merupakan daftar surah dalam Al-Qur'an berdasarkan Mushaf Al-Qur'an Utsmani. Jumlah surah ada 114 surah terbagi menjadi 2 tempat pewahyuan: Makkah dan Madinah dengan 6236 ayat menurut riwayat Hafsh.

No.
Nama
Surat
Arti
Nama Surat
Jumlah
Ayat
Tempat
Turun
U/P
Download
Mp3
1
الفاتحة
Pembukaan
7
5
#
2
البقرة
Sapi Betina
286
87
#
3
آل عمران
Keluarga 'Imran
200
89
#
4
النّساء
Wanita
176
92
#
5
المآئدة
Jamuan (hidangan makanan)
120
112
#
6
الانعام
Binatang Ternak
165
Mekkah
55
#
7
الأعراف
Tempat yang tertinggi
206
Mekkah
39
#
8
الأنفال
Harta rampasan perang
75
88
#
9
التوبة‎‎
Pengampunan
129
113
#
10
ينوس
Nabi Yunus
109
51
#
11
هود
Nabi Hud
123
52
#
12
يسوف
Nabi Yusuf
111
Mekkah
53
#
13
الرّعد
Guruh (petir)
43
Mekkah
96
#
14
إبراهيم
Nabi Ibrahim
52
Mekkah
72
#
15
الحجر
Al Hijr (nama gunung)
99
Mekkah
54
#
16
النّحل
Lebah
128
Mekkah
70
#
17
الإسرا
Perjalanan Malam
111
Mekkah
50
#
18
الكهف
Penghuni-penghuni gua
110
Mekkah
69
#
19
مريم
Maryam (Maria)
98
Mekkah
44
#
20
طه
Ta Ha
135
45
#
21
الأنبياء
Nabi-Nabi
112
73
#
22
الحجّ
Haji
78
103
#
23
المؤمنون
Orang-orang mukmin
118
74
#
24
النّور
Cahaya
64
102
#
25
الفرقان
Pembeda
77
42
#
26
الشّعراء
Penyair
227
47
#
27
النّمل
Semut
93
48
#
28
القصص
Cerita
88
49
#
29
العنكبوت
Laba-laba
69
85
#
30
الرّوم
Bangsa Romawi
60
84
#
31
لقمان
Keluarga Luqman
34
57
#
32
السّجدة
Sajdah
30
75
#
33
الْأحزاب
Golongan-Golongan yang bersekutu
73
90
#
34
سبا
Kaum Saba'
54
58
#
35
فاطر
Pencipta
45
43
#
36
يس
Yaasiin
83
41
#
37
الصّافات
Barisan-barisan
182
56
#
38
ص
Shaad
88
38
#
39
الزّمر
Rombongan-rombongan
75
59
#
40
المؤمن
Orang yg Beriman
85
60
#
41
فصّلت
Yang dijelaskan
54
61
#
42
الشّورى
Musyawarah
53
62
#
43
الزّخرف
Perhiasan
89
63
#
44
الدّخان
Kabut
59
64
#
45
الجاثية
Yang bertekuk lutut
37
65
#
46
الَأحقاف
Bukit-bukit pasir
35
66
#
47
محمّد
Muhammad
38
95
#
48
الفتح
Kemenangan
29
111
#
49
الحجرات
Kamar-kamar
18
106
#
50
ق
Qaaf
45
34
#
51
الذّاريات
Angin yang menerbangkan
60
67
#
52
الطّور
Bukit
49
76
#
53
النّجْم
Bintang
62
23
#
54
القمر
Bulan
55
37
#
55
الرّحْمن
Yang Maha Pemurah
78
97
#
56
الواقعه
Hari Kiamat
96
46
#
57
الحديد
Besi
29
94
#
58
المجادلة
Wanita yang mengajukan gugatan
22
105
#
59
الحشْر
Pengusiran
24
101
#
60
الممتحنة
Wanita yang diuji
13
91
#
61
الصّفّ
Satu barisan
14
109
#
62
الجمعة
Hari Jum’at
11
110
#
63
المنافقون
Orang-orang yang munafik
11
104
#
64
التّغابن
Hari dinampakkan kesalahan-kesalahan
18
108
#
65
الطّلاق
Talak
12
99
#
66
التّحريم
Mengharamkan
12
107
#
67
الملك
Kerajaan
30
77
#
68
القلم
Pena
52
2
#
69
الحآقّة
Hari kiamat
52
78
#
70
المعارج
Tempat naik
44
79
#
71
نوح
Nuh
28
71
#
72
الجنّ
Jin
28
40
#
73
المزمّل
Orang yang berselimut
20
3
#
74
المدشّر
Orang yang berkemul
56
4
#
75
القيمة
Hari Kiamat
40
31
#
76
الْاٍنسان
Manusia
31
98
#
77
المرسلات
Malaikat-Malaikat Yang Diutus
50
33
#
78
النّبا
Berita besar
40
Mekkah
80
#
79
النّازعات
Malaikat-Malaikat Yang Mencabut
46
81
#
80
عبس
Ia Bermuka masam
42
24
#
81
التّكوير
Menggulung
29
7
#
82
الانفطار
Terbelah
19
82
#
83
المطفّفين
Orang-orang yang curang
36
86
#
84
الانشقاق
Terbelah
25
83
#
85
البروج
Gugusan bintang
22
27
#
86
الطّارق
Yang datang di malam hari
17
36
#
87
الْأعلى
Yang paling tinggi
19
8
#
88
الغاشية
Hari Pembalasan
26
68
#
89
الفجر
Fajar
30
10
#
90
البلد
Negeri
20
35
#
91
الشّمس
Matahari
15
26
#
92
الّيل
Malam
21
9
#
93
الضحى‎‎
Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha)
11
11
#
94
الانشراح‎‎
Melapangkan
8
12
#
95
التِّينِ
Buah Tin
8
28
#
96
العَلَق
Segumpal Darah
19
1
#
97
الْقَدْرِ
Kemuliaan
5
25
#
98
الْبَيِّنَةُ
Pembuktian
8
100
#
99
الزلزلة‎‎
Kegoncangan
8
93
#
100
العاديات‎‎
Berlari kencang
11
14
#
101
القارعة‎‎
Hari Kiamat
11
30
#
102
التكاثر‎‎
Bermegah-megahan
8
16
#
103
العصر
Masa/Waktu
3
13
#
104
الهُمَزة‎‎
Pengumpat
9
32
#
105
الْفِيلِ
Gajah
5
19
#
106
قُرَيْشٍ
Suku Quraisy
4
29
#
107
الْمَاعُونَ
Barang-barang yang berguna
7
17
#
108
الكوثر
Nikmat yang berlimpah
3
15
#
109
الْكَافِرُونَ
Orang-orang kafir
6
18
#
110
النصر‎‎
Pertolongan
3
114
#
111
المسد‎‎
Gejolak Api/ Sabut
5
6
#
112
الإخلاص‎‎
Ikhlas
4
22
#
113
الْفَلَقِ
Waktu Subuh
5
20
#
114
النَّاسِ
Manusia
6
21
#



Abdul Rahman Al Sudais



Asy-Syaikh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais
الشيخ عبد الرحمن بن عبد العزيز بن عبد الله بن محمد السديس
atau lebih dikenal dengan Abdurrahman as-Sudais (Lahir di Riyadh, Arab Saudi pada 10 Februari 1960)[1] adalah Imam dan Khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tempat lahirnya lebih tepat di kota al-Bukairiyah, yang saat ini berada di Provinsi Qasim.[2] Ia menjadi Imam dan Khatib Masjidil Haram sejak tahun 1404 H, pertama kali menjadi Imam salat ashar pada tanggal 22 Sya'ban 1404 H dan pertama kali menyampaikan khutbah pada tanggal 15 Ramadhan 1404 H.

Beliau menghabiskan masa kecilnya di Riyadh, kemudian ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar al-Mutsanna bin Haritsah, kemudian ia masuk ke Ma'had 'Ilmi (Sekolah Menengah Kejuruan) Riyadh, ia telah menghafal al-Qur'an pada usia 12 tahun, dan menghafal al-Qur'an dari banyak guru di Riyadh atas bimbingan Syaikh Abdurrahman bin Abdullah Alu Faryan, kedua orang tuanya berterima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarkan as-Sudais. Ia juga belajar dari Syaikh al-Muqri Muhammad Abdul Majid Dzakir dan Syaikh Muhammad Ali Hasan. Dan lulus dari sekolah tersebut dengan membaca al-Qur'an menggunakan qira'at Hafs dari Ashim pada tahun 1979/1399 H dengan predikat sangat baik, kemudian ia melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada tahun 1408 H ia menyelesaikan studi magisternya dengan predikat Cum Laude dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Fakultas Syari'ah Jurusan Ushul Fiqih. Kemudian ia menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Umm Al-Qura dengan predikat Cum Laude, kemudian disertasinya yang berjudul “Studi dan Penelitian Kitab al-Wadhih fi Ushulul Fiqh karya Abu al-Wafa bin 'Aqil al-Hanbali” dicetak pada tahun 1416 H. Dalam menulis disertasinya ia dibimbing oleh Prof. Ahmad Fahmi Abu Sanah, dan sidang disertasinya dipimpin oleh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki, Sekretaris Jenderal Rabithah al-'Alam al-Islami dan Dr. Ali bin Abbas al-Hakami, Direktur Pascasarjana Fakultas Syari'ah Universitas Umm Al-Qura. Ia mendapatkan gelar Profesor bidang Ushul Fiqih atas penelitiannya dengan judul Permasalahan-permasalahan Ushul Fiqih yang terkait dengan dalil-dalil syar'i yang dipertentangkan Ibnu Qudamah al-'Azali. Dan pada tahun 2005, Ia mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Muslim tahun 2005 dari Penghargaan al-Qur'an Internasional Dubai sesi kesembilan atas jasanya dalam bidang al-Qur'an dan Islam.

Kisah Singkat tentang Cita2 Beliau di Masa Kecil
Di antara kita paling sering mendengar murottal atau tilawah Al-Qur’an dari Syaikh ‘Abdurrahman Sudais hafizhohullah. Lihatlah suaranya begitu merdu dan lantunan qur’annya begitu syahdu. Beliau tidak hanya hafizh quran, namun beliau juga menjadi spesialis ilmu fiqih. Bagaimana cita-cita beliau di masa kecil? Berikut ceritanya.

Ketika Syaikh Sudais dalam usia anak-anak, ibunya selalu mengatakan padanya, “Wahai ‘Abdurrahman, hafalkanlah qur’an. Insya Allah engkau akan menjadi imam masjidil Harom.” Demikian dorongan motivasi dari ibunya agar Syaikh Sudais kecil bisa termotivasi menghafalkan qur’an. Lalu setiap kali Syaikh Sudais kecil datang ke Masjidil Harom, ia melihat lebih dekat bagaimanakah tingkah laku imam di sana. Kemudian di pikirannya terbayang, apakah mungkin dia akan seperti itu (menjadi imam Masjidil Harom) dari hari ke hari?

Kemudian pikiran Syaikh Sudais kecil akhirnya terpancing. Dorongan dari ibunya tadi benar-benar memotivasinya. Lalu ia terbayang lagi dalam pikirannya, “Mungkinkah saya bisa menghafalkan qur’an tanpa ada yang keliru? Mungkinkah saya bisa melantunkan al qur’an tanpa membuat kesalahan?” Akhirnya dengan karunia Allah, kita dapat lihat sendiri bagaimanakah bacaan beliau ketika memimpin shalat di Masjidil Harom. Lihatlah pula ketika beliau membaca ayat, hafalan beliau begitu kuat, tidak kita temukan cacat di sana-sini. Inilah fadhlullah, karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.[1]

Pelajaran dari kisah beliau di atas adalah:


  1. Dorongan motivasi dari orang tua sangat mendorong sekali seorang anak bisa menjadi sholeh dan bisa menjadi penghafal qur’an. 
  2. Menghafalkan qur’an di masa kecil seperti seseorang begitu mudah mengukir di batu. Namun tidak ada kata terlambat untuk menghafal qur’an. Ada beberapa kisah nyata yang menunjukkan bahwa ada orang tua yang sudah berumur kepala lima (55 tahun) menghafalkan qur’an. Ada yang berumur 60 tahun juga menjadi hafizh qur’an. Itulah karunia Allah. 
  3. Untuk menghafalkan qur’an haruslah seseorang diberi motivasi bahwa Al Qur’an itu mudah untuk dihafal. Motivasi semacam ini akan membuat anak kecil atau yang lainnya semakin terdorong untuk menghafalkan qur’an, berbeda jika diberi motivasi sebaliknya.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآَنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al Qomar: 17).

Moga dengan taufik dan kemudahan dari Allah kita dapat menjadi bagian dari orang-orang yang menjadi hafizh qur’an secara sempurna. Jika kita selaku orang tua, jangan lupa memotivasi anak-anak kita untuk menghafalkan qur’an, karena itu akan meninggikan derajat anak kita di dunia dan akhirat, orang tua pun akan tertular kebaikannya. Jangan lupa iringi dengan do’a.

Wallahu waliyyut taufiq.

"Semoga Bermanfaat"


Sumber : http://quranicaudio.com
                  www.islamdownload.net 
                  www.rumaysho.com
Share and click here,,,!!!

JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes

 
back to top